Kenapa Itachi Uchiha Membantai Klan Sendiri? Ini Alasannya

Kenapa Itachi Uchiha membantai klannya sendiri? Simak alasan pembantaian Uchiha, peran Sasuke, hingga kisah di balik keputusan tragis Itachi.
itachi Uchiha

Kenapa Itachi Uchiha Membantai Klan Sendiri? Ini Alasannya

Picture of Farhan Anggara
Farhan Anggara
Graphic Designer & Digital Marketer
Kenapa Itachi Uchiha membantai klannya sendiri? Simak alasan pembantaian Uchiha, peran Sasuke, hingga kisah di balik keputusan tragis Itachi.
itachi Uchiha

Kalau kamu pernah menonton Naruto, nama Itachi Uchiha pasti sudah tidak asing lagi.

Ia adalah kakak Sasuke yang sejak awal cerita dikenal sebagai sosok yang sangat kejam karena membantai hampir seluruh klannya sendiri.

Tapi kalau kamu sudah mengikuti cerita Naruto sampai jauh, kamu tahu bahwa cerita Itachi ternyata tidak sesederhana itu.

Jawaban singkatnya: Itachi membantai klan Uchiha untuk menghentikan rencana kudeta terhadap Konoha dan mencegah konflik yang lebih besar, dengan satu syarat utama: Sasuke harus tetap hidup.

Lalu, kenapa sampai harus Itachi yang melakukannya?

Klan Uchiha Mulai Tidak Dipercaya Konoha

Masalahnya sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum malam pembantaian.

Setelah serangan Kyuubi ke Konoha, muncul kecurigaan dari pihak desa bahwa klan Uchiha mungkin terlibat. Alasannya, Sharingan milik Uchiha memiliki kemampuan untuk mengendalikan Kyuubi. Akibatnya, klan Uchiha mulai diawasi dengan ketat oleh pihak Konoha.

Bukannya membuat keadaan lebih aman, kecurigaan tersebut justru membuat hubungan Uchiha dan Konoha semakin buruk.

Uchiha merasa tidak dipercaya. Konoha semakin curiga. Dan dari situ, konflik mulai tumbuh perlahan.

Masalahnya bukan dimulai dari Itachi Uchiha. Konflik ini sudah ada jauh sebelum Itachi mengambil keputusan paling tragis dalam hidupnya.

Ketegangan tersebut akhirnya membuat sebagian anggota Uchiha merasa bahwa mereka tidak lagi memiliki tempat yang layak di pemerintahan desa.

Uchiha Merencanakan Kudeta

Ketika hubungan dengan Konoha semakin memburuk, klan Uchiha mulai merencanakan kudeta.

Fugaku Uchiha, ayah Itachi sekaligus pemimpin klan, menjadi salah satu tokoh penting dalam rencana tersebut.

Tujuannya adalah mengambil alih kendali Konoha.

Masalahnya, jika kudeta benar-benar terjadi, konflik tersebut tidak akan berhenti sebagai perselisihan politik biasa. Pertarungan antara Uchiha dan Konoha berpotensi berubah menjadi perang saudara.

Di titik inilah posisi Itachi Uchiha menjadi semakin sulit.

Itachi tidak sedang memilih antara membunuh keluarganya atau membiarkan semuanya berjalan normal.

Ia sedang berada di tengah konflik yang sudah hampir meledak.

Dan ia tahu, kalau konflik itu pecah, korban tidak akan hanya berasal dari satu pihak.

Itachi Uchiha Terjebak di Tengah Dua Pihak

Yang membuat kisah Itachi semakin rumit adalah posisinya sendiri.

Itachi Uchiha adalah anak dari Fugaku Uchiha, pemimpin klan Uchiha.

Tapi pada saat yang sama, ia juga merupakan anggota Anbu, pasukan khusus yang berada di bawah kendali langsung Hokage.

Lebih buruk lagi, kedua pihak sama-sama menggunakan Itachi sebagai mata-mata.

Fugaku meminta Itachi bergabung dengan Anbu agar bisa mendapatkan informasi mengenai Konoha.

Sementara Konoha juga meminta Itachi mengawasi pergerakan klan Uchiha. Dengan kata lain, Itachi menjadi agen ganda di tengah konflik yang semakin panas.

Dan mungkin alasan kenapa Itachi begitu takut pada perang adalah karena ia sudah melihat sendiri seperti apa perang ketika masih kecil.

Ia tumbuh dengan pengalaman Perang Dunia Ninja Ketiga dan melihat banyak orang kehilangan nyawa.

Sejak saat itu, Itachi dikenal sebagai sosok yang sangat mengutamakan perdamaian dan kestabilan desa.

Jadi ketika Uchiha mulai merencanakan kudeta, Itachi tidak hanya melihatnya sebagai konflik antara keluarganya dan Konoha.

Ia melihat kemungkinan munculnya perang lagi.

Itachi Uchiha tidak ingin memilih pihak. Ia ingin menghentikan perang sebelum perang itu dimulai.

Danzo Memberikan Itachi Pilihan yang Tidak Adil

Di sinilah semuanya menjadi semakin tragis.

Hiruzen Sarutobi masih berusaha mencari jalan damai untuk menyelesaikan konflik antara Uchiha dan Konoha. Namun di sisi lain, Danzo mengambil pendekatan yang jauh lebih ekstrem.

Itachi akhirnya berada di posisi yang hampir mustahil.

Jika kudeta dibiarkan terjadi, konflik antara Uchiha dan Konoha bisa pecah.

Namun jika kudeta dihentikan dengan cara kekerasan, klan Uchiha tetap akan menjadi korban.

Dan di tengah semua itu, ada satu orang yang paling ingin Itachi selamatkan: Sasuke.

Itulah yang membuat keputusan Itachi terasa begitu kejam sekaligus tragis.

Ia akhirnya memilih untuk menghentikan klannya sebelum kudeta terjadi dan menjalankan misi pembantaian tersebut. Dengan syarat Sasuke dibiarkan hidup.

Itachi kemudian mengambil peran sebagai penjahat di mata adiknya sendiri.

Ia membiarkan Sasuke membencinya. Ia membiarkan Sasuke menganggap dirinya sebagai kakak yang kejam.

Dan semua itu dilakukan agar Sasuke tetap hidup.

Itachi tidak mendapatkan pilihan yang baik. Ia hanya memilih pilihan yang menurutnya memiliki korban lebih sedikit, lalu menanggung seluruh keburukannya sendirian.

Baca Juga: DC vs Marvel: Kenapa DC Belum Bisa Menyaingi Marvel?

Kenapa Itachi Membiarkan Sasuke Hidup?

Dari seluruh anggota klan Uchiha, kenapa hanya Sasuke yang dibiarkan hidup?

Jawabannya sederhana: karena Sasuke adalah orang yang paling ingin Itachi lindungi.

Itachi Uchiha sangat menyayangi adiknya. Bahkan ketika ia harus membunuh anggota keluarganya sendiri, Sasuke tetap menjadi satu-satunya orang yang tidak ia bunuh.

Namun, menyelamatkan Sasuke ternyata bukan akhir dari masalah.

Itachi sadar bahwa setelah pembantaian tersebut, Sasuke akan kehilangan seluruh keluarganya.

Karena itu, ia memilih membiarkan Sasuke membencinya.

Dengan menjadi sosok yang paling dibenci Sasuke, Itachi memberikan adiknya satu alasan untuk tetap hidup dan menjadi lebih kuat.

Itachi menyelamatkan Sasuke, tetapi dengan cara yang membuat Sasuke kehilangan kakaknya.

Dan mungkin justru di situlah tragedi hubungan mereka dimulai.

Kenapa Itachi Membuat Sasuke Membencinya?

Kalau Itachi memang menyayangi Sasuke, kenapa tidak mengatakan saja alasan sebenarnya?

Karena Itachi tidak ingin Sasuke mengetahui seluruh kebenaran saat itu.

Ia sengaja membuat Sasuke percaya bahwa dirinya adalah seorang kakak yang kejam dan haus kekuasaan.

Itachi bahkan mendorong Sasuke untuk membencinya dan menjadi lebih kuat agar suatu hari nanti Sasuke bisa mengalahkannya.

Jadi, Sasuke tumbuh dengan satu tujuan: membunuh Itachi.

Bagi Itachi, itu berarti Sasuke masih memiliki tujuan untuk hidup.

Ironisnya, kebencian yang ia tanamkan kepada Sasuke justru menjadi sesuatu yang membuat adiknya terus bergerak maju.

Tentu saja, cara ini membawa konsekuensi besar. Sasuke tumbuh dengan kebencian, kesepian, dan keinginan untuk membalas dendam. Ia tidak tahu bahwa orang yang paling ia benci sebenarnya sedang berusaha melindunginya.

Itachi Uchiha ingin Sasuke hidup, tetapi ia tidak bisa memberinya kehidupan yang normal.

Itulah mengapa hubungan Itachi dan Sasuke terasa berbeda dari hubungan kakak-adik biasa dalam anime.

Jadi, Apakah Itachi Benar-Benar Pahlawan?

Kalau setelah membaca semua ini kita langsung menyebut Itachi sebagai pahlawan, rasanya juga terlalu sederhana.

Itachi memang berusaha mencegah konflik yang lebih besar. Ia juga menyelamatkan Sasuke.

Tapi jangan lupa, ia tetap membunuh banyak anggota klannya sendiri.

Keputusannya juga meninggalkan luka yang sangat besar pada Sasuke.

Jadi menurutku, Itachi lebih tepat dilihat sebagai karakter tragis daripada sekadar pahlawan atau penjahat.

Ia melakukan sesuatu yang mengerikan karena percaya bahwa keputusan tersebut dapat mencegah sesuatu yang lebih buruk.

Dan yang menarik, Naruto tidak membuat kita harus sepakat dengan keputusan Itachi.

Kita hanya diajak memahami kenapa ia sampai mengambil keputusan tersebut.

Memahami alasan seseorang tidak selalu berarti membenarkan tindakannya.

Menurutku, ini salah satu hal yang membuat cerita Itachi tetap menarik untuk dibahas.

Karena setelah mengetahui seluruh ceritanya, kita tidak lagi hanya bertanya, “Kenapa Itachi membunuh klannya?”

Kita mulai bertanya:

“Kalau aku berada di posisi Itachi Uchiha, apakah aku akan mengambil keputusan yang sama?”

Kesimpulan

Jadi, kenapa Itachi Uchiha membantai klannya sendiri?

Bukan karena ia membenci Uchiha.

Itachi melakukannya karena konflik antara klan Uchiha dan Konoha sudah berada di ambang kudeta. Ia memilih menghentikan konflik tersebut dengan cara yang sangat ekstrem, sekaligus memastikan Sasuke tetap hidup. (naruto-official.com)

Itachi tidak membunuh keluarganya karena ia tidak mencintai mereka. Justru karena ia mencintai mereka, keputusan itu menjadi begitu menyakitkan.

Dan pada akhirnya, mungkin kisah Itachi Uchiha bukan tentang siapa yang benar atau salah.

Ini tentang betapa mahalnya sebuah keputusan ketika tidak ada pilihan yang benar-benar baik.

Share ya!
Facebook
X
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *