Search
Close this search box.
Share
  • Home
  • »
  • Random
  • »
  • Benarkah Kita Harus Mengambil Resiko Jika Ingin Sukses?

Benarkah Kita Harus Mengambil Resiko Jika Ingin Sukses?

Farhan Anggara
Farhan Anggara
SEO Content Writer and Digital Marketer.

Jadi pertanyaannya, apa benar kita harus mengambil resiko jika ingin sukses?

Kita semua tahu bahwa resiko itu datang tanpa kita inginkan. Terkadang kita memilih untuk melakukan sesuatu yang diinginkan tanpa peduli resiko yang akan datang.

Atau juga bisa kita sudah memikirkan resiko tersebut tetapi tidak tahu apakah siap atau tidak jika resiko itu benar-benar terjadi.

Bahkan bisa jadi kita yakin bahwa resiko tersebut bisa kita atasi tetapi pada kenyataannya kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Banyak kemungkinan yang kita tidak bisa pikirkan ketika kita dihadapi sebuah pilihan. Ujung-ujung kita merasa gagal karena salah pilih.

Sukses itu Kita Sendiri yang Menentukan?

resiko sukses
Photo by Pixabay: https://www.pexels.com/photo/ace-of-spade-playing-card-on-grey-surface-262333/

Balik ke pembahasan awal mengenai pencapaian semua orang dalam kehidupan, yup, sukses. Siapa sih yang nggak mau sukses?

Tapi apakah benar bahwa sukses yang kita raih ini berdasarkan apa yang sudah kita rencanakan dengan matang?

Seperti halnya orang-orang sukses di luar sana yang perjalanan hidupnya penuh rintangan dan tantangan. Apakah kamu tahu bahwa BilL Gates keluar dari Havard untuk mendirikan Microsoft?

Jujur saya sendiri baru tahu melalui blog tersebut jika Bill Gates itu tidak keluar begitu saja dari Havard untuk mendirikan Microsoft, melainkan izin absen.

Dari sini kita tahu bahwa Bill Gates ternyata tidak ‘begitu saja’ mengambil resiko, tetapi itu adalah bagian dari antisipasi jika Microsoft yang ia dirikan gagal.

Bagaimana jika seandainya Bill Gates benar-benar tidak melanjutkan kuliah di Havard hanya untuk mendirikan Microsoft? Well, kita tidak tahu pasti jawabannya.

Tetapi yang perlu digaris bawahi adalah, sukses itu bukan tentang berani mengambil resiko.

Seperti kata Adam Grant dalam bukunya yang berjudul The Originals, mengatakan:

“Kesuksesan seseorang itu tidak ditentukan dengan keberanian seseorang dalam mengambil resiko, melainkan bagaimana orang tersebut dapat mengelola resiko itu sendiri..”

Seperti Apa Resiko yang Akan Kita Hadapi?

Selama ini, kita percaya bahwa jalan yang kita jalani adalah proses yang kita inginkan untuk mencapai kesuksesan. Seperti halnya kita belajar, kuliah, bekerja, menjalani passion, atau yang lainnya. Tapi terkadang, ditengah jalan kita mungkin dihadapkan dengan kebimbangan, atau pilihan.

“Apa iya ini jalan yang kita inginkan?”

Sedikit cerita, setelah lulus di bangku SMK, saya memutuskan untuk tidak kuliah. Kenapa? Iya itu adalah jalan yang saya yakini untuk bisa mencapai kesuksesan.

Lalu apa yang terjadi? Di tengah jalan saya menemukan bahwa kuliah adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan apa yang tidak bisa ditemukan di dunia kerja.

Itulah resiko yang saya hadapi saat ini. Apa yang saya jalankan ternyata memang tidak sesuai pandangan saya dahulu kala.

Sekarang balik ke pembahasan, resiko apa yang akan dihadapi jika ingin memulai jalan sendiri?

Contohnya jika kamu adalah pegawai kantoran dengan penghasilan tetap setiap bulan. Mungkin kamu nyaman dengan pekerjaan itu. Tetapi bagaimana kalau suatu saat kamu berpikiran untuk membangun bisnis sendiri?

Mungkin kamu berpikir, tinggal nabung, resign, lalu start bisnis. Sesimpel itu?

“Lah kan saya punya tabungan, saya juga punya pengalaman, emang apa susahnya?”

Pasalnya kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang, apalagi tanpa rencana. Bisa saja kamu merencanakan segala hal, tapi hasilnya apakah kamu bisa memprediksikannya?

Dapatkah kamu membayangkan jika apa yang telah kamu bangun hancur begitu saja. Dan kamu tidak memiliki kesempatan untuk kembali menjadi pekerja kantoran.

Inikah yang dinamakan Resiko?

Kesimpulannya…

Dari quotes di atas, ada pernyataan yang perlu kamu tahu..

Orang sukses itu tidak asal ambil resiko, tetapi mengelola resiko. Terlalu percaya diri untuk mengambil resiko tidak selalu membuat orang meraih kesuksesannya.

Justru ketika kita takut mengambil resiko, kita menjadi lebih berhati-hati dalam memilih dan mengelola resiko itu sendiri.

Pastikan kembali jika kita telah benar-benar melihat rencana bisnis dan semuanya berjalan sesuai dengan perhitungan.

Berani ambil resiko mungkin memang bagus, tapi dalam konteks tertentu saja..

Semoga bermanfaat, Goodluck!

Baca Juga: Ada Apa dengan Toxic Relationship?

Share ya!
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *