Search
Close this search box.
Share
  • Home
  • »
  • Branding
  • »
  • Strategi Branding: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Strategi Branding: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Farhan Anggara
Farhan Anggara
SEO Content Writer and Digital Marketer.
Strategi Branding

Apakah kamu tertarik menjadi pebisnis? Jika iya, sebelum kamu berjalan jauh untuk mengembangkan bisnis ada baiknya kamu mengenal strategi branding dalam pemasaran.

Untuk mencapai tujuan bisnis supaya sesuai dengan yang diharapkan, tentunya membutuhkan strategi branding yang tepat.

Ketika kamu menjalankan strategi branding, hal itu dapat menciptakan image yang baik bagi brand terhadap konsumen. Sebab banyak manfaat dan keuntungan yang didapat dari implementasi strategi tersebut.

Tak heran jika banyak perusahaan besar menggunakan strategi ini untuk mengembangkan bisnisnya. Maka dari itu, silahkan simak penjelasan berikut ini mengenai pengertian, manfaat dan cara melakukan strategi branding.

Apa itu Branding?

strategi branding
Salah satu contoh brand terkenal (Foto oleh Engin Akyurt)

Saat ini sudah banyak jutaan produk yang kita lihat setiap hari. Hadirnya brand adalah sebuah identitas yang membedakan produk satu dengan yang lainnya.

Sedangkan untuk branding itu adalah suatu strategi komunikasi dalam menciptakan karakter atau identitas yang tujuannya adalah membedakan suatu produk dengan yang lainnya.

Branding sangat diperlukan dalam upaya menciptakan dan mempertahankan image produk kepada audiens.

Ketika suatu brand memiliki image yang kuat, maka kepercayaan pelanggan akan melekat pada produk tersebut.

Akan tetapi hal tersebut tidak akan bisa tercapai jika tidak melakukan strategi branding yang tepat.

Apa itu Strategi Branding?

strategi branding
Mengenal Brand Strategy

Strategi branding adalah sebuah cara membuat brand-mu lebih baik dan membuat rencana untuk mengomunikasikan ke audiens.

Dalam artian, brand strategy ini dilakukan dengan tujuan agar audiens lebih mengenal dan percaya terhadap suatu brand.

Brand strategy yang dikembangkan dengan benar akan mempengaruhi keseluruhan brand. Bahkan, strategi ini berkaitan dengan konsumen dan perasaannya.

Strategi ini menjelaskan segala bentuk manfaat dari sebuah brand, membantu mengembangkan image dari brand, menonjolkan unique selling point, serta membangun tujuan jangka panjang dari brand itu sendiri.

Tujuan yang paling utama dalam menjalankan strategi ini adalah untuk membantu sebuah brand untuk tetap kompetitif dan memberikan perbedaan dari brand lain yang ada di pasaran.

Baca Juga: Brand Awareness Adalah: Pengertian dan 5 Cara Efektif Meningkatkannya

Elemen Strategi Branding

Ketika merencanakan strategi branding, sangat diperlukan pengembangan dari beberapa elemen yang ada hubungannya dengan kepercayaan brand, janji ke pelanggan, dan personality-nya.

Beberapa dari elemen tersebut adalah sebagai berikut.

Tujuan

Tujuan dari sebuah brand sangat berhubungan dengan alasan mengapa brand itu berdiri dan apa fungsinya.

Tujuan juga membedakan brand dari kompetitor, dan mana yang menjadi keunikan dari brand itu sendiri.

Kamu bisa mempertimbangkan hal berikut dalam menentukan tujuan dari sebuah brand:

  • Tujuan fungsional: Hal yang menentukan kesuksesan berdasarkan alasan komersial, seperti hadirnya brand untuk mendapatkan uang.
  • Tujuan intensional: Hal yang menentukan kesuksesan berdasarkan uang yang didapat dan memberikan dampak positif ke dunia.

Konsistensi

Untuk membuat strategi branding yang kohesif dibutuhkan sebuah konsistensi.

Ini juga termasuk dalam menyampaikan pesan dan image yang konsisten pada seluruh channeel. Ada baiknya kamu fokus pada topik-topik yang relevan bagi brand mu.

Ketika memiliki konsistensi, brand recognition-mu bisa turut meningkat, lebih tepatnya meningkatkan brand loyalty.

Emosi

Emosi memiliki peran penting dalam melakukan strategi brand.

Faktanya, konsumen tidak akan selalu membeli produk berdasarkan pemikiran rasional atau bahkan cenderung menggunakan perasaan.

Cara paling tepat dalam menerapkan strategi adalah melibatkan emosi yang nanti akan membantu brand kamu terhubung dengan pelanggan.

Disisi lain, kamu akan mendapatkan brand loyalty dan ini berarti brand-mu sudah dianggap sebagai kebutuhan mereka.

Fleksibilitas

Sebuah hal penting yang harus dilakukan adalah membuat sebuah brand yang fleksibel dan dapat beradaptasi dengan perubahan pasar.

Melalui fleksibilitas, sebuah brand dapat menjadi perubahan yang diperlukan untuk tetap kompetitif.

Ini juga berhubungan dengan konsistensi brand supaya bisa membuat improvement terhadap strategi yang ada.

Sehingga kamu bisa mengenalkan brand dengan cara yang baru jika ada perubahan pasar.

Keterlibatan Pekerja

Pekerja yang terlibat dalam sebuah brand juga harus bersikap dan berperilaku yang selaras.

Tak hanya akan membantu terlihat konsisten, tapi juga memberi pengalaman terbaik bagi konsumen yang berinteraksi dengan brand.

Contoh jika brand kamu menggunakan tone yang casual dan friendly, pastikan customer service memiliki representative yang serupa ketika berinteraksi dengan konsumen.

Loyalitas

Loyalintas menjadi bagian paling penting dalam strategi branding. Melalui loyalitas kamu bisa menjaga hubungan baik dengan konsumen.

Kamu bisa memberi reward sebagai apresiasi bagi konsumen untuk menciptakan loyalitas.

Loyalitas juga menunjukkan calon konsumen apa yang bisa diharapkan ketika mereka loyal dengan brand-mu.

Competitive Awareness

Menganalisa pesaing juga salah satu elemen yang penting dalam brand strategy.

Kamu bisa mengevaluasi teknik yang mereka gunakan dan lakukan identifikasi mana yang berhasil.

Selain itu, cobalah untuk berinteraksi dengan komsumen pesain sebelum mereka bisa melakukannya.

Manfaat Branding yang Harus Kamu Tahu

Branding merupakan faktor penting dalam menjual produk dan layanan ke pelanggan atau bisnis lainnya.

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika melakukan sebuah branding, diantaranya:

  1. Memberikan perbedaan dengan brand kompetitor, atau menegaskan apa yang membuat brand-mu unik dimata konsumen
  2. Memunculkan perasaan pada pelanggan terhadap brand-mu, karena tujuan dari brand strategy adalah untuk membangun hubungan emosional
  3. Brand strategy juga ikut membangun brand equity, sehigga konsumen ingin membeli dan menggunakan produk karena brand-mu
  4. Melihatkan brand yang kohesif dan mudah dimengerti karena strategi branding juga menjelaskan tujuan, visi misi, nilai dan artibut brand
  5. Memberi pemahaman brand yang sama terhadap setiap anggota atau pegawai yang terlibat, sehingga membuat mereka siap beradaptasi dengan perubahan pasar

Cara Mudah Melakukan Strategi Branding

strategi branding
Inilah yang bisa kamu lakukan untuk strategi branding

Dalam penerapannya, setidaknya ada 5 cara melakukan strategi branding yang bisa dilakukan untuk menghasilkan upaya branding hingga sukses.

Kamu seharusnya melakukan hal ini untuk mencapai tujuan bisnis yang diinginkan. Berikut ini adalah strategi yang bisa kamu lakukan:

1. Menggunakan Logo yang Sesuai

Logo adalah identitas brand dalam bentuk visual. Logo merupakan bentuk presentasi secara menyeluruh dari sebuah brand

Dalam branding, menggunakan logo yang sesuai dengan image produk sangat wajib hukumnya. Karena tujuannya adalah agar mudah diingat konsumen.

Logo dapat ditempatkan pada setiap arsip material dalam marketing. Misal kemasan produk, foto profil bisnis, surat, stempel, dan lainnya.

2. Tagline (Pesan Brand)

Kamu tahu tagline? Tagline adalah sebuah kalimat yang berisi pesan dari brand. Atau nama lainnya “jargon”

Membuat tagline adalah tugas wajib dalam branding. Buatlah sesingkat mungkin, namun ampuh dalam menyampaikan pesan dari brand agar pemasaran berjalan efektif.

Contoh yang bisa kita ambil adalah produk Teh Botol Sosro yang memiliki tagline “Apapun makannya, minumnya Teh Botol Sosro”

Misalnya, pada produk Kopiko, yang memilih tagline “gantinya ngopi”.

Artinya, Kopiko ingin mendorong pelanggan untuk percaya bahwa permen bisa menggantikan minuman kopi.

Strategi Branding
Kopiko memiliki tagline “Gantinya Ngopi”

3. Mengintegrasikan Brand

Jika ingin brand kamu tersampaikan secara efektif, hal yang harus dilakukan adalah menaruh element branding pada setiap kegiatan bisnis yang dijalankan.

Contohnya meletakkan logo pada setiap kemasan produk, logo pada media promosi, menayangkan iklan, atau melakukan promosi di media sosial.

Mengintegrasikan brand dilakukan supaya brand lebih dikenal lusa oleh pelanggan.

4. Melakukan Soft Campaign

Soft campaign adalah sebuah strategi branding yang dilakukan secara halus, perlahan dan membuat orang penasaran. Soft campaign dapat dilakukan secara online ataupun offline.

Tapi hingga saat ini banyak pelaku bisnis melakukan soft campaign di internet karena jangkauannya lebih luas dan memiliki biaya yang lebih murah.

Kamu bisa membuat konten di sosial media yang berisi informasi mengenai brand. Nantinya konsumen akan teredukasi dan menciptakan citra yang baik bagi brand.

5. Konsisten

Sebuah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam bidang apapun adalah konsisten.

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan dalam melakukan brand strategy adalah menjalaninya secara konsisten, sehingga branding dapat dikomunikasikan dengan berhasil dan sukses.

Disisi lain konsumen tidak akan bingung saat berusaha mengenal suatu brand.

Kesimpulan

Brand strategy merupakan cara ampuh meningkatkan kualitas branding, yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

Hingga akhirnya, pelanggan akan melakukan pembelian produk dari brand tersebut, dan bahkan merekomendasikan ke teman dan relasinya.

Sekian pembahasan mengenai strategi branding yang bisa kamu simak ini.

Semoga bermanfaat, Goodluck!

Share ya!
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *